Kabur dari Karantina Bisa Dianggap Musuh Negara

Kabur dari Karantina Bisa Dianggap Musuh Negara

KASTANEWS.ID, JAKARTA:  Legislator Partai NasDem Ahmad Sahroni mendukung pemerintah untuk memperketat pintu masuk Indonesia. Ia juga meminta pemerintah membuat aturan yang ketat terkait masuknya warga negara Indonesia (WNI) seusai bepergian dari luar negeri.

“Saya setuju bahwa kita tidak bisa serta merta secara absolut melarang mereka bepergian, karena kan ada juga yang melakukan perjalanan esensial. Jadi memang yang perlu ditegaskan adalah pengetatan protokol kesehatan saat mereka kembali ke Tanah Air. Jika itu bisa diterapkan dengan baik, tentu local transmission dapat ditekan,” kata Sahroni dalam keterangannya, Senin (10/1).

Legislator NasDem itu juga mengingatkan pemerintah agar fokus memperketat aturan dan pelaksanaan karantina bagi mereka yang kembali ke Indonesia.

“Selain pembuatan aturannya, perlu diingat dalam pelaksanaannya juga harus kita awasi betul-betul,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi III DPR  itu tidak ingin ada lagi warga yang mengabaikan aturan karantina. Sahroni bahkan menyebut pihak-pihak yang mencoba kabur dari karantina adalah musuh negara.

“Jangan sampai terjadi lagi ketidakpatuhan-ketidakpatuhan terhadap aturan karantina, karena ini yang menyebabkan omicron bisa lolos di masyarakat. Jadi siapapun yang kabur karantina, kita anggap musuh negara,” tukas Sahroni.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menyampaikan pemerintah tidak bisa mengeluarkan aturan untuk melarang WNI bepergian ke luar negeri. Apalagi menghalangi WNI pulang ke Tanah Air, meski negara yang dikunjunginya tengah dilanda badai kasus Omicron.

Menurut Menkumham, yang bisa dilakukan pemerintah adalah membuat aturan yang ketat terkait proses ketika mereka kembali pulang. Seperti tes PCR maupun pengetatan karantina.(rls/ND/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.