NasDem Jatim Gelar Bedah Orasi Ilmiah Surya Paloh

NasDem Jatim Gelar Bedah Orasi Ilmiah Surya Paloh

SURABAYA (Kastanews.com)- DPW Partai NasDem Jawa Timur (Jatim) menggelar seminar bertajuk Bedah orasi ilmiah Surya Dharma Paloh ‘Meneguhkan Kembali Politik Kebangsaan’ di Kota Surabaya, Jatim, Jumat (26/8).
Narasumber pada acara tersebut yakni Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Willy Aditya, dan dimoderatori dosen komunikasi dari Universitas Airlangga DR Suko Widodo. Seminar dihadiri generasi muda, mahasiswa, tokoh masyarakat, para calon legislatif (caleg) serta masyarakat umum.
“Membedah buku itu sudah biasa. Tapi membedah orasi ilmiah atau pidato itu merupakan hal baru. Membedah orasi ilmiah gelar Doktor Honoris Causa Pak Surya Paloh ini untuk membuka cakrawala bagi masyakarat, khususnya masyarakat politik,” ujar Willy Aditya disela acara.
Willy mengatakan, pidato politik itu suatu yang istimewa. Bahkan dengan pidato politik, bisa merubah dunia. Ia mencontohkan pidato politik mulai dari tokoh Bung Karno dan Bung Hatta, pidato politik George Washington, salah satu bapak pendiri Amerika Serikat, dan tokoh-tokoh politik dari belahan dunia lainnya.
“Bagaimana literasi di tengah dunia medsos (media sosial). Teks orasi ilmiah dapat diperdebatkan dan diuji publik. Bedah orasi ini memberikan edukasi kepada masyarakat, dan tidak terjadi disinformasi karena mendapatkan informasi sepotong-sepotong,” ujarnya.
Dengan kegiatan bedah orasi ini, imbuh Willy, maka pokok pikiran dari lahirnya pidato tersebut bisa didiskusikan. Sehingga, bisa menjadi sebuah dialog yang saling mengisi.
Di orasi ilmiah Surya Paloh, papar Willy, politik kebangsaan menjadi high politic atau politik kelas tinggi. Sedangkan, politik elektoral adalah low politic atau politik rendahan.
Alumnus filsafat Universitas Gajah Mada (UGM) ini menjelaskan, politik elektoral yang mengutamakan kepentingan individu atau kelompok adalah politik yang menggunakan nalar dan nafsu binatang. Ekspresinya dalam politik adalah perang dan melahirkan residu, perselisihan, kebencian hingga pertikian.
“Sedangkan politik kebangsaan yakni politik yang mengarusutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok politik. Bagaimana bicara politik untuk kemaslahatan bersama, untuk publik, nasionalisme kita, itu hampir tak tersentuh. Jadi orasi ilmiah Pak Surya ini otokritik terhadap lembaga-lembaga politik, terhadap masyarakat politik,” tandas Willy.
Legislator NasDem itu pun mengajak warga bangsa untum bersama-sama mengembalikan khittah politik yang tidak semata-mata hanya urusan merebut dan mempertahankan kekuasaan.
“Tapi bagaimana membangun ruang publik bersama, itu hal yang paling pokok. Karena tujuan dari politik itu kan mensejahterakan, membahagiakan masyarakat dan itu juga ada di dalam Undang-Undang Dasar 1945 kita,” tukas Willy.
Bedah orasi ilmiah ini tidak hanya digelar di Kota Surabaya. Sebelumnya, kegiatan serupa sudah digelar di Madiun dan Kediri. Sedangkan Sabtu (27/8), bedah orasi ilmiah Dr (H.C.) Surya Paloh akan digelar di Kabupaten Jember.
Sebelumnya, Surya Dharma Paloh menerima penganugerahan Doktor Honoris Causa di kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jatim, Senin (25/7). Ketua Umum Partai NasDem ini menjadi orang pertama yang meraih gelar Doktor Honoris Causa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UB Malang.(rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.