Exispal 24 KJ Ingin Kembali Exis

Exispal 24 KJ Ingin Kembali Exis

KASTANEWS.ID, TIRTONADI RESTO: Awal Bulan April. Udah pada tua. Itu yang tertangkap saat pertama kali memperhtaikan wajah-wajah di Tirtonadi Resto saat Anggota Exispal 24 KJ melakukan pertemuan di Tirtonadi Resto di kawasan Tangerang Selatan, Banten awal bulan April lalu.  Tubuh-tubuh yang dulu tegap menggendong carier dengan wajah menantang hidup, kini tak lagi tampak. Meski sisa-sisa kegagahan dulu masih ada.

Datang terlambat, (karena sempat nyasar), acara sudah berlangsung beberapa waktu. Ada satu nama yang tidak bisa dilupa, Azwar Tanjung, guru olah raga yang juga pembina Exispal 24 KJ. Usianya kini mungkin sudah di atas 65 tahun. Tubuh yang dulu perkasa, tak bisa ditutupi usia telah membuatnya letih. Namun semangat laki-laki perkasa ini tak jua padam.  Semangatnya berkumpul dan bertemu para siswanya masih terlihat jelas.

Hidangan ikan bakar, tumis, gorengan, kopi, teh, sudah tersaji. Gaknya agenda makan siangnya sudah dilakukan. Namun masih ada beberapa piring ikan yang belum tersentuh. Sederhana, tapi makna didalamnya sangat kuat. Pertemanan harus terus dijalin. Persaudaraan harus terus dipupuk. Silahturahmi jangan sampai putus. Ini niat baik yang bisa didukung semua anggota Exispal.

Selain makan siang, musik menjadi teman di kala teman-teman lain memancing. Ada senda gurau.  Ada rencana-rencana. Ada mimpi yang harus dibina agar terwujud.

Tidak kurang dari 20 anggota Exispal 24 KJ hadir di sana. Mulai dari angkatan 84-87. Meski belum mewakili seluruh angkatan, setidaknya pertemuan itu menghasilkan beberapa gagasan.

Sebut misalnya Reunian Lintas Angkatan. Gagasan ini muncul dan sebaiknya memang bisa terealisir. Kenapa? Karena Exispal 24 KJ tidak punya generasi penerus. Exispal 24 KJ berhenti di angaktan 1988. Ke atasnya, kalau tidak di angkatan 1984 ya mentok di Angkatan 1983.

 Artinya, Exispal 24 KJ hanya memiliki total anggota hanya dari 5 angkatan. Oleh karenanya, menjaga silahturahmi dan komunikasi seharusnya bisa lebih baik dan solid.

Trus kapan?? Sekarang sedang digodok. Mendata jumlah anggota dari tiap angkatan. Kemudian menentukan lokasi dan waktu. Baru kemudian tekhnis kebutuhan yang harus disiapkan dibicarakan sambil berjalan.

“Kalau bisa sih, reunian gak sekedar ha ha hi hi, kalau bisa sih ada ‘sesuatu’ yang diagendakan supaya acara gak selesai gitu aja,” bisik seorang kawan.

Memang. Ada baiknya jika benar-benar bisa diwujudkan, reunian lintas angkatan tersebut dijadikan moment penting untuk langkah anggota exispal  ke depan. Kita harus terus bergandengan tangan, supaya bisa saling memapah, bisa saling menuntun, bisa saling mengingatkan, bisa saling membantu kala yang satu membutuhkan.

Mari Exiskan kembali Exispal, untuk kemaslahatan bersama sesama anggotanya dengan merealisasikan Reunian Exispal 24 KJ Lintas Angkatan.(alumni82daha.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.