The Dutch Devil Tekad Menangi Enam Seri Tersisa

The Dutch Devil Tekad Menangi Enam Seri Tersisa

JAKARTA (Kastanews.com)- Max Verstappen tinggal sedikit lagi menjuarai Formula 1 (F1) untuk kedua kali beruntun. Pembalap Red Bull Racing itu bertekad memenangi enam seri tersisa.

Verstappen masih kokoh memuncaki klasemen sementara F1 2022. Rider asa Belanda itu lalu berbicara mengenai kemungkinan mempertahankan gelar jelang GP Singapura Meski nyaman di puncak klasemen sementara, Verstappen menegaskan ingin selesaikan sisa balapan dengan kemenangan.

Verstappen saat ini mengoleksi 335 poin. The Dutch Devil unggul 116 poin atas Charles Leclerc (Scuderia Ferrari). yang berada di urutan kedua. Ini memungkinkan Verstappen mengunci gelar juara dunia di Singapura, Minggu (2/10/2022).

Dengan syarat, dia harus memenangkan balapan dan Leclerc hanya finish kedelapan atau lebih buruk. Ada skenario lain yang bisa membuat Verstappen lebih santai untuk meraih gelar juara dunia. Dia harus finis di posisi kedua pada balapan sisa, dan menjaga 138 poin atau mengumpulkan 22 angka lebih banyak dari Leclerc.

“Anda tidak dapat melakukan itu. Anda dapat melakukannya segera setelah Anda berhenti mengemudi. Saya sudah mengatakan bahwa seluruh tim berpikir dengan cara yang sama,” kata Verstappen.

Meski demikian, Verstappen menegaskan tidak akan bermain aman. Dia menyatakan masih berhasrat untuk menang di sisa balapan di F1 musim ini . “Kami ingin memenangkan lebih banyak balapan. Kami di sini bukan untuk mengatakan, ‘Oh, kami hanya bisa mendapatkan posisi kedua atau ketiga, seperti tidak apa-apa’. Itu bukan cara kami bekerja,” sambungnya.

“Saya pikir kami selalu menginginkan yang terbaik dan kami ingin menang, kami tidak ingin memberikan kemenangan kepada tim lain hanya untuk berada di sisi yang aman,” ujar Verstappen.

Verstappen menganggap memilih bermain aman justru akan menjerumuskannya dalam masalah. Ini sebabnya, jawara dunia F1 GP 2021 itu hanya ingin fokus dan berkonsentrasi meraih kemenangan di sisa balapan.

“Tentu saja kami juga tahu bahwa pertama-tama kami harus menyelesaikan balapan tanpa masalah. Tetapi ketika Anda mulai berpikir seperti itu, kesalahan mungkin muncul,” kilahnya.

“Saya pikir itu konyol untuk membicarakannya sekarang. Masih ada begitu banyak risiko, Anda hanya ingin berkonsentrasi,” tukas Verstappen, dilansir dari Speedweek.(rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *