NasDem Dukung Program Sawit Rakyat

NasDem Dukung Program Sawit Rakyat

KASTANEWS.ID, JAKARTA: Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudi Hartono Bangun mendukung Program Sawit Rakyat dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Program tersebut dinilai baik dan dapat menyejahterakan petani.

Menteri BUMN Erick Thohir melalui Program Sawit Rakyat menugaskan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) untuk terus membangun dan menjaga kemitraan strategis bersama UMKM dan petani rakyat.

“Program sawit rakyat ini baik, untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Tetapi saya minta sebagai wakil rakyat, Pak Erick harus bersungguh-sungguh menjalankannya,” kata Rudi, Kamis (17/3).

Rudi mendorong Kementerian BUMN melalui PTPN mengawal Program Sawit Rakyat agar program tersebut tidak hanya menjadi simbol di awal, namun tidak ada implementasinya dilapangan. Sehingga harapan untuk menciptakan keseimbangan pasar nantinya benar-benar terwujud.

Legislator dari Dapil Sumatra Utara III (Langkat, Karo, Simalungun, Asahan, Dairi, Pakpak Bharat, Batubara, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjungbalai, dan Kota Binjai) ini mengungkapkan, Program Sawit Rakyat memerlukan kerja sama jangka panjang, sebab dalam implementasinya tidak cukup sebentar sampai membuahkan hasil.

“Menanam sawit itu dari awal sampai akhir, butuh waktu 4-5 tahun untuk panen. Kalau sekarang misalnya sudah diberikan bibit unggul, itu bagaimana selanjutnya harus dikawal sampai nantinya sawit bisa berbuah,” kata Hartono.

Terakhir, Rudi menyinggung luasan Program Sawit Rakyat yang sudah bekerja sama dengan PTPN yakni 42 ribu hektar. menurut Rudi, luasan tersebut masih sangat kurang untuk tujuan menciptakan keseimbangan pasar.

“Ke depan, jika program ini menjadi komitmen Kementerian BUMN harus ditambah luasannya,” tukasnya.

Sebelumnya, Erick telah meluncurkan program sawit untuk rakyat lalu melalui PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V dengan menyediakan dan melepas bibit sawit unggul bersertifikat kepada para petani.(RO/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.