LIB Buka Suara Tentang Kerja Sama dengan Situs Judi Online

LIB Buka Suara Tentang Kerja Sama dengan Situs Judi Online

JAKARTA (Kastanews.com)-Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita membantah organisasi yang dipimpinnya bekerja sama dengan rumah perjudian. Pihaknya akan mengundang klub yang diduga terkait dengan perjudian untuk melakukan klarifikasi.

Belakangan kembali muncul isu terkait sponsor perjudian di Kompetisi Liga 1 2022/2023. Dirumorkan bahwa PT LIB serta beberapa klub telah bekerja sama dengan perusahaan yang berafiliasi dengan perjudian. Namun hal tersebut dibantah Akhmad Hadian Lukita.

“PT LIB tidak pernah bekerja sama dengan perusahaan yang berafiliasi dengan perjudian. Sejak awal, kami selalu patuh dengan peraturan negara,” jelas Akhmad Hadian Lukita, dalam rilis PT LIB.

Akhmad Hadian Lukita juga menegaskan bahwa perihal ketentuan sponsor, sudah dikomunikasikan sejak awal. Dalam hal ini, sudah ada pemberitahuan secara resmi kepada klub terkait sponsor klub secara keseluruhan.

Sebagai informasi, LIB telah mengirimkan pemberitahuan secara resmi ke semua klub terkait sponsor dalam surat bernomor 103/LIB/II/2020. Dalam surat tersebut secara tegas LIB tidak mengizinkan klub yang berpartisipasi pada kompetisi resmi yang dikelola LIB untuk menjalin kerja sama komersial dengan produk yang berkaitan langsung dengan brand rokok, minuman beralkohol dan situs perjudian.

Sejumlah peraturan perundang-undangan di Indonesia menjadi landasan dalam surat tersebut. Di antaranya: Pasal 27 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; PP Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan; Perpres Nomor 74 Tahun 2013; dan Permendag Nomor 20 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan minuman beralkohol.

“Sampai saat ini kami belum mencabut surat tersebut,” tegas Akhmad Hadian Lukita.

Lebih lanjut, dia menginformasikan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan klub-klub yang diduga bekerja sama dengan perusahaan yang berafiliasi dengan perjudian tersebut.

Di mana klub yang dimaksud adalah Persikabo 1973, Arema FC, dan PSIS Semarang. “Kami akan mengundang kembali klub-klub tersebut untuk klarifikasi. Kami berharap semuanya bisa lebih jelas dan tidak lagi menjadi isu yang meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, Arema memang melakukan kerjasama dengan Bola88.fun, yang merupakan afiliasi situs judi online, PSIS bekerjasama dengan Skore88.news, yang diketahui merupakan rumah judi Skore88. Sedangkan, Persikabo 1973 terang-terangan memasang SBOTOP sebagai sponsor di jerseynya dan di pinggir lapangan.(rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.