Gunakan Ban Kapten OneLove di Piala Dunia 2022, Kane Dukungan Antidiskriminasi

Gunakan Ban Kapten OneLove di Piala Dunia 2022, Kane Dukungan Antidiskriminasi

JAKARTA (Kastanews.com)-Bintang timnas Inggris Harry Kane akan mengenakan ban kapten bertuliskan ‘OneLove’ di Piala Dunia 2022 Qatar. Langkah itu sebagai bentuk dukungan antidiskriminasi.

Gerakan ini merupakan bentuk keprihatinan atas kematian pekerja migran di negara tuan rumah selama pembangunan jelang turnamen. Inggris menjadi negara kesepuluh yang tergabung dalam gerakan anti diskriminasi ini.

Sebelumnya sudah ada sembilan negara yang menginisiasi gerakan ini, mereka adalah Belanda, Belgia, Denmark, Prancis, Jerman, Norwegia, Swedia, Swiss dan Wales. Seluruh kapten akan menggunakan ban lengan serupa.

“Saya merasa terhormat untuk bergabung dengan rekan-rekan kapten tim nasional saya dalam mendukung kampanye OneLove yang penting. Sebagai kapten, kita semua mungkin bersaing satu sama lain di lapangan, tetapi kita berdiri bersama melawan segala bentuk diskriminasi,” ucap Harry Kane dikutip laman Telegraph, Rabu (21/9/2022).

“Ini bahkan lebih relevan pada saat perpecahan biasa terjadi di masyarakat. Mengenakan ban kapten bersama atas nama tim kami akan mengirimkan pesan yang jelas ketika dunia sedang menonton,” lanjutnya.

Kane akan memulai mengenakan ban kapten itu sejak lanjutan UEFA Nations League yang digelar 24 dan 27 September. The Three Lions akan menghadapi Italia dan Jerman dalam lanjutan Grup A3.

Ban kapten itu berlogo hati dan mengandung warna yang mewakili semua latar belakang. Asosiasi Sepak Bola Inggris mengatakan gerakan itu akan diikuti dengan sejumlah program yang memfasilitasi para pekerja migran agar turut merayakan Piala Dunia ini.

“Nantinya skuad Inggris berkomitmen mengundang pekerja migran ke markas latihan Three Lions di Al Wakrah untuk berinteraksi dengan para pemain,” tambah pernyataan dari FA.

“Sementara kami memahami bahwa masih ada kemajuan yang harus dibuat di banyak bidang di dalam negeri, tujuannya adalah untuk mempelajari cara terbaik menggunakan posisi kami sebagai badan pengatur sepak bola nasional sambil memastikan kesejahteraan penggemar, pemain, dan tim pendukung Inggris,” lanjutnya.(rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.