Alumni 82Daha FC Makin Solid

Alumni 82Daha FC Makin Solid

KASTANEWS.ID, SIMPRUG : Pertandingan persahabatan Tro3Feo antara Alumni 82Daha FC dengan Alumni SMA 46 FC dan Alumni SMA 70 FC yang dilangsungkan di lapangan Pertamina Simprug, Jakarta, Kamis, 14 September 2017 kemarin berlangsung ketat.  Tro3Feo adalah pertandingan dengan menggunakan sistem satu babak untuk ke tiga kesebelasan.

 

Di babak awal, Alumni 82Daha FC melawan Alumni SMA 46 FC berlangsung imbang. Saling serang di antara ke dua kesebelasan hampir merata.  Pertarungan sesungguhnya justru terjadi di lini tengah.  Gawang Alumni 46 FC bahkan nyaris beberapa kali terancam oleh agresivitas serang Alumni 82Daha FC yang dikomandani Merlin.

Beberapa kali serangan memang bisa digagalkan penjaga gawang Alumni SMA 46 FC.  Gempuran yang dilakukan pasukan Alumni 82Daha FC akhirnya membuahkan hasil. Di pertengahan pertandingan, sebuah umpan lambung Fahmi berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Renvile. Sebuah sundulan kepala berhasil membobol gawang Alumni SMA 46 FC dan mengubah kedudukan menjadi 1:0 untuk Alumni 82Daha FC.

 

“Ini gol berkelas, gol yang sangat cantik. Kayak di tv-tv,” ujar Icha, salah satu Alumni 82 yang menyaksikan pertandingan dari tribun penonton.

Pertandingan kembali dilanjutkan. Serangan-serangan demi serangan masih belum menambah jumlah keunggulan Alumni 82Daha FC.  Terlena untuk menambah goal, di menit-menit akhir pertandangan, sebuah serangan balik yang dilakukan Alumni SMA 46 FC berhasil mengacaukan pertahanan Alumni82 FC yang dimotori Andika. Sebuah tendangan ‘gleser’ tidak berhasil ditangkap penjaga gawang Alumni 82Daha FC yang dikawal Adrie. Satu gol balasan berhasil diciptakan Alumni SMA 46 FC.  Kedudukan berubah menjadi 1:1.

Dua menit berselang, pertandingan babak pertama pun berakhir dengan kedudukan imbang 1:1.

“Gue mesti banyak latihan lagi nih, sayang bola begitu bisa masuk,” tukas Adrie dari pinggir lapangan saat waktu istirahat.

 

Pertandingan babak ke dua dilakukan oleh Alumni SMA 46 FC melawan Alumni SMA 70 FC. Secara keseluruhan pertandingan tampak dikuasai Alumni SMA 70 FC. Dengan jumlah murid yang jauh lebih banyak, Alumni SMA 70 tampak memang memiliki stock pemain yang cukup banyak. Setidaknya ini bisa dibuktikan dengan keberhasilan Alumni SMA 70 FC membungkam Alumni SMA 46 FC. Hingga akhir pertandingan, Alumni SMA 70 FC berhasil mengungguli Alumni SMA 46 FC.

Sementara di babak ke tiga, Alumni SMA 70 FC kembali harus bermain dengan Alumni 82Daha FC. Sejak kick off babak ketiga dimulai, situasi lapangan nyaris dikuasai anak-anak Bulungan itu. Bahkan permainan nyaris hanya setengah lapangan.

 

Cemerlangnya penjaga gawang yang digawangi Renvile, akhirnya harus bobol juga. Sebuah tendangan keras dari luar kotak finalty berhasil merobek gawang Alumni 82Daha FC.

Di babak ke tiga ini, jelas terlihat pertandingan berjalan tidak berimbang.  Bahkan beberapa pemain Alumni 82Daha FC harus digantikan karena mengalami cedera. Begitupun dengan penjaga gawang yang harus digantikan dengan Adrie.

 

Tambal sulam pemain di pertengahan pertandingan, rupanya belum mampu menggempur pertahanan Alumni SMA 70 FC hingga babak ketiga berakhir dengan kedudukan 1:0 untuk Alumni SMA 70 FC.

“Malam ini sebenernya kita punya banyak pemain yang datang ke lapangan pertandingan.  Ini jelas menggembirakan, karena sebenernya kita punya stock pemain yang cukup bisa dipilih. Gue yakin, kalau temen-temen yang datang malam ini ikut latihan pasti hasilnya beda,” ujar Novan, manager tim Alumni 82Daha FC.

Sementara itu pendapat lain juga dikemukakan pelatih tim Alumni 82Daha FC.

 

“Ini pelajaran penting, kekompakan pemain udah keliatan sejak di babak awal waktu melawan SMA 46 FC. Kita main asyik banget. Sesama pemain udah sama-sama tahu apa yang harus dilakukan. Tapi itu kurang terjadi waktu melawan SMA 70.  Jadi kuncinya memang harus latihan, supaya strategi bisa dilakukan dan gak salah meletakkan posisi pemain,” ujar Dar, sang pelatih.

Latihan, sepertinya menjadi kata kunci untuk meramu sebuah tim yang solid. Progres sudah terlihat. Materi pemain sudah cukup kuat, tinggal bagaimana mengemas tim ini agar mampu memiliki harmoni permainan yang runcing di depan untuk menyerang dan memperkuat benteng pertahanan agar komunikasi di lini belakang bisa terjaga.

Kekompakan alumni 82Daha perlahan-lahan mulai terlihat. Bukan hanya di tengah lapangan, di pinggir lapangan pun sudah membuktikan supporting penonton dari teman-teman yang hadir. Berbagai cemilan untuk mengisi waktu istirahat bahkan sudah disiapkan. Mulai dari lontong, pepek ij sampai pisang ambon yang menjadi bukti dukungan penuh telah diberikan. Bravo Alumni 82Daha FC. We love you.(82daha/31012020)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.