Menggagas Sister City Darwin–Kalteng

Menggagas Sister City Darwin–Kalteng

JAKARTA, jeluka.id: Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI, Hamdhani, dan pengusaha Nisin Sunito menginisiasi pembentukan ‘Kota Kembar’ (sister city) Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Northern Territory of Australia, dengan ibu kotanya Darwin. Penandatangan rencana kerja sama di berbagai bidang itu, berlangsung di Ruang Fraksi Partai NasDem DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10/2017) petang, oleh Hamdhani bersama Chief Minister of Northern Territory Michael Gunner MLA.

“Kami berharap kerja sama sister city ini terus berkembang untuk kesejahteraan masyarakat, terutama di Kalimantan Tengah, dan seterusnya dilakukan dengan daerah-daerah lain di Tanah Air,” kata Hamdhani, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalteng, usai penandatanganan yang dilakukan bersama Gubernur Darwin Michael Gunner MLA.

Acara tersebut dihadiri sejumlah anggota Fraksi NasDem DPR RI. Antara lain, anggota Komisi I Supiadin asal Jawa Barat, Anggota Komisi IX Amelia Anggaraini (Jawa Tengah), Anggota Komisi VII (Kalimantan Timur dan Utara), dan anggota Komisi IV Sulaiman Hamzah asal Papua.

Hamdhani berharap sister city Kalteng-Darwin dapat mengembangkan sejumlah bidang, tidak saja peternakan, khususnya sapi seperti yang sudah berjalan selama ini. Nisin Sunito adalah pengusaha asal Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalteng, yang sukses mengembangkan peternakan sapi di Australia. Nisin pemilik Oceanic Multitading Pty Limited di Australia, yang bergerak di bisnis peternakan, impor kertas, selain bisnis properti.

“Diharapkan bidang ekonomi, perdagangan, peternakan, akan makin berkembang. Juga akan ada pelatihan, dan pertukaran pemuda dalam rangka alih teknologi,” kata Hamdhani.

Michael Gunner menyambut baik kerja sama itu. Pria kelahiran 6 Januari 1976 itu mengungkapkan, sesungguhnya kerja sama Australia dengan Indonesia sudah berlangsung sejak lama, terutama dengan Indonesia bagian Timur. Gunner mengatakan, bidang peternakan sapi hanya sebagian dari yang bisa terus ditingkatkan kerja samanya.

“Dengan hubungan kuat kedua negara yang selama ini terjalin, bisa dicari kerja sama di bidang lainnya. Seluruh Indonesia penting dikembangkan, begitu juga dengan Darwin,” kata anggota Partai Buruh Australia itu. (RO/jlk).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *