Luhut Siapkan 5 Destinasi Super Prioritas Sambut KTT G20

Luhut Siapkan 5 Destinasi Super Prioritas Sambut KTT G20

JAKARTA, 25 Agustus 2021 : Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, instruksikan percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas Lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (5 DPSP) saat rapat koordinasi dewan pengarah, Selasa (24/8/2021) yang digelar secara virtual.

Menko Luhut menekankan bahwa 5 DPSP akan disiapkan sebagai bagian dari rangkaian acara internasional Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada 2022.


“G20 ini akan menjadi ajang pertunjukan bagi peserta dan wisatawan terhadap destinasi pariwisata berkualitas yang bertumpu pada pelestarian lingkungan hidup, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pemuliaan nilai-nilai tradisional,” urai Menko Luhut.


Secara keseluruhan, kementerian dan lembaga terkait akan berkoordinasi dan bersinergi untuk memastikan percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas di kelima DPSP berjalan secara maksimal.


“Tujuan utama dalam peningkatan kualitas di lima DPSP berfokus pada peningkatan fasilitas kesehatan, integrasi data berbasis sistem informasi geografis dan ketersediaan infrastruktur,” tambah Menko Marves.


Terkait dengan fasilitas kesehatan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang hadir dalam rakor virtual tersebut memaparkan tentang peningkatan sebaran puskesmas dan rumah sakit pada lima DPSP, serta digencarkannya vaksinasi bagi masyarakat.

“Vaksinasi di 5 DPSP melalui data Kemenkes, yang sudah tinggi di wilayah Sumatera Utara dan Sulawesi Utara. Sementara yang masih rendah di daerah Jawa Tengah, NTT dan NTB,” jelas Menkes Budi.


Pada rapat yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memaparkan tentang percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

“Terkait dengan akses internet, di Mandalika telah dibangun 74 titik, Labuan Bajo 153 titik, Danau Toba 123 titik, Borobudur 1 titik dan Likupang 7 titik,” ujar Menkominfo


Turut hadir dalam rakor ini adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Direktur Jenderal Cipta Karya, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Wakil Gubernur NTT, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bupati Magelang, Bupati Manggarai Barat, Bupati Karo, Bupati Simalungun, Bupati Toba Samosir, Bupati Tapanuli Utara, Bupati Humbang Hasundutan, Bupati Samosir, Bupati Pakpak Bharat, dan Bupati Dairi. (Yudistira Ari NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *