Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dianggap Beratkan Rakyat

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dianggap Beratkan Rakyat

JAKARTA (Kastanews.com)- Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani menolak rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan.
Rencana kenaikan tarif tersebut seiring dengan adanya aturan kelas rawat inap standar (KRIS). Irma menilai rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan semakin memberatkan rakyat, mengingat situasi ekonomi yang masih sulit.
“Komisi IX DPR tidak setuju ada kenaikan iuran, mengingat pendapatan penerima upah tidak naik, dan syarat menjadi peserta BPJS harus satu keluarga tentu sangat memberatkan rakyat,” kata Irma dalam keterangannya, Rabu (13/7).
Sampai hari ini, kata Legislator NasDem tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin belum menyampaikan secara detail tentang rencana kenaikan dan rencana satu tarif (satu kelas) tersebut.
“Sampai hari ini Menteri Kesehatan dan BPJS belum menyampaikan secara detail tentang kenaikan iuran dan rencana iuran satu tarif itu,” ujar Legislator NasDem dari Dapil Sumatra Selatan II (Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, Muaraenim, Lahat, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Ilir, Empat Lawang, Kota Pagar Alam, Kota Prabumulih, dan Penukal Abab Lematang Ilir) itu. (medcom/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.