IMF Dorong Perempuan Partisipasi dalam Pasar Tenaga Kerja

IMF Dorong Perempuan Partisipasi dalam Pasar Tenaga Kerja

JAKARTA (Kastanews.com)- Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional atau IMF, Kristalina Georgieva mengatakan, dirinya selalu bekerja ‘dua kali lebih keras’ untuk menjadi setara dengan rekan-rekan prianya. Menurutnya sudah seharusnya perempuan harus setara dengan pria.

“Saya tidak ingin putri dan cucu perempuan saya harus bekerja lebih keras daripada laki-laki untuk me njadi setara,” katanya seperti dilansir CNBC.

“Saya ingin mereka setara hanya karena mereka. Inilah yang saya inginkan dari kisah hidup saya,” bebernya.

Georgieva ditunjuk sebagai direktur pelaksana IMF pada 2019 dan merupakan wanita kedua yang memegang peran tersebut. Ketika arah sudah berubah terkait peran perempuan, namun menurut Kepala IMF itu ada langkah mundur dalam kesetaraan gender untuk beberapa tahun terakhir.

“Pandemi, kemudian perang, lalu krisis biaya hidup – mereka menyakiti semua orang, tetapi mereka paling merasakan dampaknya adalah perempuan,” kata Georgieva.

Ia menambahkan, isu-isu yang menahan perempuan adalah kritis makro. Misalnya PDB global akan hampir 20% lebih tinggi jika kesenjangan pekerjaan gender ditutup, menurut data Bank Dunia. Negara-negara di kawasan Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia Selatan dapat melihat PDB mereka meningkat sebanyak 80% jika perempuan dapat berpartisipasi penuh dalam pasar tenaga kerja, menurut penelitian tersebut.

“Ini adalah pesan tegas dan jelas yang kami kirimkan dari IMF – bawa perempuan maju bukan demi mereka, tetapi demi semua orang,” kata Georgieva.

“Kami sekarang menilai bahwa akan memakan waktu 130 tahun dengan kecepatan saat ini untuk membawa kesetaraan gender . Saya tidak berpikir kita mampu membayar waktu itu. Kita membutuhkan ekonomi yang dinamis, masyarakat yang dinamis. Oleh karena itu kita membutuhkan perempuan untuk setara dengan laki-laki, dimanapun,” ujarnya.(rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *