Anies Dedikasikan JIS untuk Jakmania dan Indonesia

Anies Dedikasikan JIS untuk Jakmania dan Indonesia

JAKARTA (Kastanews.com)- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah resmi melakukan grand launching Jakarta International Stadium ( JIS ) pada Minggu 24 Juli 2022 malam.

Dalam peresmian tersebut, Anies mendedikasikan stadion megah tersebut untuk Jakmania dan bangsa Indonesia. Maka dari itu, Anies mengapresiasi dukungan dari The Jakmania, Jakpro, dan jajaran Pemprov DKI serta Pemerintah Pusat dalam terwujudnya JIS sebagai stadion berkelas internasional.

“Hari ini mahakarya berdiri di Jakarta, dipersembahkan untuk The Jakmania, warga Jakarta dan Bangsa Indonesia. Mahakarya ini adalah dibangun 100 persen oleh keringat anak bangsa,” ucap Anies.

Dia menyebut, JIS merupakan bukti dari salah satu janjinya yang sudah dituntaskan ketika awal menjabat Gubernur DKI pada 2017. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terwujudnya janji tersebut.

“Perjuangan ini diawali dengan modal utama yakni dukungan luar biasa dari The Jakmania, dari mulai janji itu diungkapkan, dan The Jak bersedia mempercayai janji itu, mengawal, dan hari ini The Jakmania memenuhi stadion yang dijanjikan itu,” tutur Anies.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pembangunan stadion berstandar FIFA tersebut sudah lama dijanjikan. Terlebih, kepada para Jakmania yang tengah memimpikan memiliki homebase untuk menonton tim kebanggaan, yakni Persija Jakarta.

“Akhirnya hari yang ditunggu itu, yang dinanti bertahun-tahun malam ini mencapai ujungnya. Alhamdulillah malam ini kita sama-sama hadir menuntaskan fase perjuangan. Di tempat ini telah lama dicanangkan, dijanjikan, dan hari ini janji itu dibayar tunai,” ujar Anies dikutip MPI dalam PPID Pemprov DKI, Senin 25 Juli 2022.

Anies menambahkan, berdirinya stadion megah tersebut, tidak hanya menjadi bukti bahwa Jakarta mampu menciptakan mahakarya elok. Namun, kata Anies, hal itu juga bukti bahwa lewat kerja keras, mimpi yang dinggap pesimis lambat laun tercapai.

“Di sini bukan saja kita menyaksikan sebuah bangunan mahakarya, tapi tempat ini bukti mimpi itu bisa dicapai lewat kerja keras dan tuntas. Mimpi yang oleh sebagian ditanggapi pesimis, mohon maaf kami sampaikan (ini akan) mengecewakan mereka yang pesimis,” jelasnya.(rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *