SUKABUMI (kastanews.com) – Keteduhan Kota Sukabumi sebagai penyandang kota toleransi nomer satu di Jawa Barat dan peringkat enam se-Indonesia tercermin kemarin sore, Rabu (25/2/2026) saat Wali Kota Sukabumi H.Ayep Zaki membeli takjil yang dijual oleh dua orang suster Katolik.
Pemandangan umat non-muslim yang turut berjualan takjil di bulan Ramadan sejak hari pertama puasa, merupakan cerminan kuatnya semangat saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat Sukabumi.
“Pemandangan luar biasa menyejukkan ini saya temui di kawasan RSUD R. Syamsudin, SH. Teman-teman non-Muslim kita turut berjualan takjil, saling meramaikan dan menghormati ibadah puasa umat Islam,” ungkap Ayep Zaki.
Ayep Zaki sengaja membeli seluruh takjil yang dijual suster Katolik itu. Takjil yang diborong kemudian dibagikan kembali kepada warga sekitar untuk keperluan berbuka puasa.
Kehadiran para suster Katolik yang ikut berjualan takjil di bulan Ramadan merupakan cerminan nyata kerukunan dan toleransi yang telah mengakar di tengah masyarakat Sukabumi.
“Toleransi bukan sekadar konsep atau wacana, melainkan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Inilah wujud asli Sukabumi. Toleransi bukan cuma teori, tapi aksi. Berbagi rezeki, berbagi takjil, merawat kerukunan. Sukabumi Juara,” papar Ayep Zaki.
Dalam kesempatan tersebut, Ayep Zaki selaku Wali Kota Sukabumi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada umat Katolik yang telah berpartisipasi di bulan Ramadan dengan menyiapkan takjil. (foto: Ist/Bch/rls*)
