JAKARTA (KASTANEWS.COM)- Liga Nusantara atau Liga 3 musim 2024/2025 akhirnya memasuki penghujung. Final akan menyajikan duel Sumut United kontra Tornado FC di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2025) kick off 19.00 WIB.
Duel sesama tim Sumatra ini akan menentukan siapa pemilik trofi kompetisi kasta ketiga. Keduanya sudah memastikan tiket ke Liga 2 musim depan. Namun yang namanya laga final, keduanya tentu berambisi untuk juara. Pelatih kepala Sumut United Ridwan Saragih mengatakan timnya sudah siap bertarung.
“Kesiapan untuk menghadapi laga final besok baik taktikal, fisik dan mental dalam kondisi siap. Semoga pertandingan final besok layak kita pertontonkan. Sehingga liga 3 (format baru) kita yang baru dicanangkan PSSI ke depan lebih baik,” kata Ridwan saat sesi konferensi pers, Rabu (25/2/2025).
Ini juga bukan kali pertama kedua tim bersua. Di babak penyisihan baik Sumut United dan Tornado sama-sama saling mengalahkan. Sumut United menang 2-1 atas Tornado dan kemudian Tornado FC mengalahkan Sumut United 1-0 di putaran berikutnya.
“Kita sudah pernah bertemu di babak penyisihan dua match. Sama-sama satu kali menang, besok kedua tim pasti berkurang tekanan beban. Karena dua-dua sudah memastikan lolos ke Liga 2. Besok pertandingan final. Saya hanya mencari satu, siapa yang bisa memberi yang terbaik untuk Sumut United,” beber eks Pelatih PSMS dan PSPS ini.
Diakui Ridwan, timnya mengalami peningkatkan performa dari penyisihan ke babak enam besar. Menurutnya ini tak lepas dari dukungan manajemen.
“Pertama secara taktikal ada namanya taktikal periodeisasai bagaimaan membentuk satu tim top performa levelnya di akhir kompetisi. Kedua dukungan penuh manajemen. Kebutuhan semua dari manajemen. Menjalin komunikasi. Saya punya ofisial lumayan banyak. Semua mengerjakan tugas pokoknya. Kita memperkecil permasalahan. Kita bisa fokus kepada setiap pertandingan,” ucap eks Pelatih Sumut di PON 2024 ini.
Selain itu Sumut United juga dibayangi faktor kelelahan setelah melalui perjalanan panjang dari Blitar. “Pastinya kita harus optimis dulu. Tapi harus kita siapkan taktikal, fisik dan mentalitas. Saya baru dua kali sampai Jakarta dari Blitar. Kami yakin dan percaya pemain akan berjuang untuk pertandingan besok,” ucapnya.
Sementara pemain senior Sumut United Yudha Rizki Irawan bertekad bisa mengangkat trofi untuk timnya. Pemain juga siap berjuang.
“Saya mewakili pemain sudah siap melaloni pertandingan melawan Tornado. Kami sepakat insya Allah membuat sejarah besok. Pertandingan berjalan lancar. Kami akan berjuang keras lebih baik semoga kami bisa mengangkat piala,” kata Yudha.
Diakuinya usai lolos Liga 2, pemain akan tampil lebih lepas. Pemain tak terbebani lagi. “Kalau untuk pertandingan besok enjoy, karena tidak ada beban dan sudah lolos. Kami bekerja lebih keras dan akan enjoy main, mudah-mudahan kami bisa bekerja lebih baik,” ucapnya.
Eks pemain PSMS dan PSPS ini berterima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Sumut mewarnai perjalanan Sumut United. Dia berharap bisa mempersembahkan trofi.”Suporter dan masyarakat Sumut, terima kasih doanya. Kami berharap pertandingan besok bisa berjalan lancar mengangkat trofi juara untuk masyarakat Sumut,” pungkasnya.(rah)