JAKARTA (kastanews.com)- Duet Pramono Anung-Rano Karno telah setahun memimpin Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui persoalan mendasar Ibu Kota seperti banjir, kemacetan, dan polusi udara masih terjadi dalam satu tahun masa kepemimpinannya.
“Memang persoalan-persoalan dasar masih ada, kemacetan masih ada, banjir masih ada, kemudian persoalan polusi masih ada,” ujar Pramono di Taman Bendera Pusaka , Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).
Meski demikian, ia menegaskan persoalan tersebut tetap menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia berharap setidaknya berbagai masalah itu dapat ditekan.
“Itulah yang secara khusus ingin minimal bisa dikurangi dari apa yang terjadi saat ini,” kata Pramono.
Mantan Sekretaris Kabinet itu memastikan program normalisasi sungai akan terus dilanjutkan sebagai upaya mengatasi banjir. Bahkan, pada 2026, program tersebut akan digencarkan.
“Sehingga dengan demikian, di tahun 2026 ini program normalisasi sungai secara masif akan kami lanjutkan untuk Sungai Ciliwung, Cakung Lama, dan Krukut. Termasuk kemudian beberapa pengerukan atau normalisasi di Jakarta Barat,” tandas Pramono.
Diketahui, Pramono Anung bersama Rano Karno dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Kamis (20/2/2025). Tepat hari ini, keduanya genap satu tahun memimpin Jakarta.(rah)
