SUKABUMI (KASTANEWS.COM) : Pemerintah Kota Sukabumi bersama Politeknik Sukabumi dan dunia industri menjalankan program pelatihan vokasi sebagai langkah konkret menekan pengangguran dan kemiskinan. Program yang kini memasuki bulan pertama ini diikuti 50 peserta angkatan perdana dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri Jakarta, Karawang, Cikarang, dan Bekasi.
Peserta dibekali dua kompetensi sekaligus, yakni keahlian teknis sesuai kebutuhan industri seperti CAD & CAM, Sheet Metal, Las, Menjahit, Tata Boga, hingga General Assistant serta pelatihan Bahasa Mandarin. Pembekalan bahasa asing ini menjadi strategi untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal seiring meningkatnya investasi Tiongkok di kawasan industri nasional.
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sukabumi, menegaskan pentingnya penguatan SDM sebagai fondasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini dijalankan dengan skema biaya yang terjangkau namun tetap berstandar industri.
Selain pelatihan, peserta juga mendapatkan jaminan penempatan kerja melalui kerja sama dengan perusahaan mitra di wilayah Jabodetabek.
“Kami membekali warga dengan keahlian dan bahasa, disertai kepastian kerja. Ini solusi cepat untuk meningkatkan taraf hidup dan menekan kemiskinan,” ujar Nanda Perdana, pihak penyelenggara, Jumat (6/2).
Program ini sejalan dengan visi Pemkot Sukabumi dalam mencetak SDM unggul, berdaya saing, dan mandiri secara ekonomi, sekaligus diharapkan mampu menurunkan angka pengangguran terbuka di Kota Sukabumi. (Foto : Ist/wh*)
