SERANG (KASTANEWS.COM) : Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, Banten. Mengambil tema ‘Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat’, acara tersebut menjadi momentum strategis untuk merumuskan langkah nyata untuk memperkuat industri media nasional.
Fadli Zon menggarisbawahi tema ‘Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat’ bagi penguatan ekosistem media di Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut krusial untuk mengatasi ancaman disinformasi sekaligus sinergi antara kesehatan industri media, kemandirian ekonomi, dan ketangguhan bangsa sebagai pilar penyokong stabilitas nasional.
“Tema ‘Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat’ pada Hari Pers Nasional (HPN) 2026 mencerminkan visi strategis untuk memperkuat ekosistem media Indonesia di tengah arus disinformasi dan perubahan model bisnis akibat platform digital. Tema ini menekankan tiga pilar utama, yaitu pers sehat, ekonomi berdaulat, dan bangsa kuat,” ucap Menbud Fadli.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar yang mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan penghargaan sekaligus apresiasi tertinggi bagi insan pers Indonesia atas dedikasi kepada bangsa dan negara. “Selain itu, di tengah derasnya arus teknologi, pers memiliki peran yang sangat krusial.
Rakyat tidak hanya membutuhkan informasi yang cepat, tetapi juga informasi yang akurat, jujur dan membawa arah kebaikan,” tegas Menko PM Muhaimin.Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, turut menjelaskan bahwa seiring perkembangan zaman, terjadi pergeseran fungsi pers yang rasional, objektif dan bertanggung jawab, sehingga harus menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat.
“Generasi dulu betul-betul merasakan bagaimana pers itu tumbuh sebagai medium pendidikan publik dan pejuang idealisme. Surat kabar itu betul-betul mengarahkan, mengendalikan, memimpin arahnya informasi masyarakat sebagai gatekeeper,” ujar Komaruddin.
Hadir dalam perhelatan ini jajaran pejabat di antaranya Ketua MPR RI, Ahmad Muzani; Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto; Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait; dan Anggota DPR RI, Ahmad Fauzi.
Turut hadir pula Gubernur Banten, Andra Soni; Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah; Ketua MUI Provinsi Banten, A. Bazari Syam; para Walikota dan Bupati; dan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia, Akhmad Munir. Perhelatan ini juga dihadiri perwakilan negara sahabat yang terdiri atas Wakil Menteri Komunikasi Malaysia, Teo Nie Ching; serta para Duta Besar.
Melalui peringatan Hari Pers Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung ekosistem pers yang sehat, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk terus melakukan kolaborasi dengan insan pers dalam mendokumentasikan kekayaan tradisi, menyuarakan narasi identitas bangsa, serta mengamplifikasi diplomasi budaya Indonesia di panggung dunia.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Peringatan Hari Pers Nasional 2026 menegaskan kembali pentingnya pers sebagai mitra strategis negara dalam menjaga ruang publik yang sehat dan inklusif. Dengan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan, pers diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam memperkuat literasi masyarakat, merawat kebhinekaan, serta mengawal pelestarian budaya di Indonesia. (foto : PWI Jaya/Joko Prayitno/rls/bch*/)
