Fatal, Waspadai Bahaya Kencing Tikus yang Kontaminasi Banjir

Fatal, Waspadai Bahaya Kencing Tikus yang Kontaminasi Banjir

JAKARTA (KASTANEWS.COM)- Kewaspadaan masalah kencing tikus meningkat bagi warga Jakarta di tengah fenomena musim hujan dan banjir yang melanda. Masalah kencing tikus ini bisa membahayakan kondisi kesehatan hingga merujuk pada infeksi leptospirosis.

Aji Muhawarman, Kepala Biro Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat waspada pada kencing tikus yang bisa mengontaminasi air banjir di musim hujan. Meski begitu, pihak Kemenkes masih mendata apakah adanya kenaikan kasus infeksi leptospirosis dari kencing tikus di musim banjir.

“Dia berkembang di air pada tikusnya dan melalui urin. Ini bisa mematikan juga, tapi memang bisa tetap jaga. Misalnya tidak langsung bersentuhan dengan air banjir, kalau memungkinkan,” ungkap Aji di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2025).

Aji mengatakan leptospirosis bisa dihindari dengan melakukan beberapa pencegahan saat bencana banjir. Di antaranya selalu menggunakan alas kaki hingga mandi pasca terkena genangan banjir.

“Menggunakan alas kaki, dan kita menghindari penularan langsung dari urinenya itu masuk ke dalam saluran darah,” tambahnya.

Aji mengatakan ada beberapa gejala yang patut diwaspadai dari leptospirosis seperti demam hingga nyeri sendi. Bila tidak diwaspdai dan ditangani dengan baik, masalah leptospirosis ini bisa fatal dan mengganggu mobilitas.

“Ya bisa fatal, paling makin lama di tangani bisa makin berat jika tidak segera diobati, atau di tangani dengan jalan tepat,” jelas Aji.

Sebagai informasi, kondisi banjir sendiri bisa menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan hingga infeksi. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bahkan menyinggung masalah kencing tikus yang dapat berujung pada infeksi Leptospirosis.

“Mengenai kencing tikus, ternyata di Jakarta belum ada. Kalau ada kami pasti akan secara preventif melakukan pencegahan terhadap itu,” tambahnya.(rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *