JAKARTA (KASTANEWS.COM) : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengunjungi Puskesmas Pembantu Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/2). Kunjungan ini untuk memastikan pelayanan kesehatan primer berjalan optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyaraka
Gubernur Pramono menandaskan, puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat sehingga kualitas layanannya harus terus diperkuat. “Puskesmas adalah ujung tombak layanan kesehatan warga. Karena itu, fasilitas kesehatan primer harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Pramono didampingi Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, serta Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. Gubernur meninjau langsung layanan yang tersedia sekaligus berdialog dengan tenaga kesehatan dan warga.
“Kunjungan ini penting untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan menyerap berbagai masukan. Dari situ, kebijakan yang disusun bisa lebih tepat sasaran,” ungkap Gubernur Pramono.
Puskesmas Pembantu Serdang merupakan bagian dari jejaring Puskesmas Kecamatan Kemayoran dan melayani sekitar 35.450 jiwa di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat. Keberadaannya dinilai strategis dalam mendekatkan akses layanan kesehatan dasar kepada masyarakat.
Sepanjang 2025, puskesmas pembantu ini mencatat rata-rata 96 kunjungan pasien per hari. Selain layanan di fasilitas kesehatan, tim Pasukan Putih juga melakukan 83 kunjungan rumah untuk perawatan dan pendampingan lansia serta penyandang disabilitas.
“Pelayanan kesehatan tidak hanya dilakukan di fasilitas, tetapi juga harus menjangkau warga dengan keterbatasan mobilitas. Kehadiran Pasukan Putih menjadi bentuk perhatian kepada kelompok rentan,” jelasnya.
Dalam mendukung pelayanan berbasis masyarakat, Puskesmas Pembantu Serdang didukung oleh 13 posyandu aktif. Posyandu berperan penting dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan penyakit di lingkungan warga. Selain itu, puskesmas ini telah menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP), yakni pendekatan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup agar layanan lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.
“Pendekatan berbasis siklus hidup membuat layanan kesehatan lebih komprehensif. Dengan ILP, setiap warga mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhannya,” ujar Gubernur Pramono.
Ia berharap Puskesmas Pembantu Serdang terus menjaga kualitas layanan dan mengembangkan inovasi sehingga dapat menjadi contoh bagi puskesmas pembantu lainnya di Jakarta.
“Kami ingin pelayanan kesehatan di Jakarta semakin humanis, cepat, dan bermutu. Puskesmas Pembantu Serdang diharapkan dapat menjadi role model dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (foto:kominfotik dki/rls/bch*)
