Distribusi Energi Didesak Berjalan Lancar Tanpa Hambatan Selama Periode Ramadan

Distribusi Energi Didesak Berjalan Lancar Tanpa Hambatan Selama Periode Ramadan

JAKARTA (KASTANEWS.COM)- Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, ketersediaan BBM dan LPG kembali menjadi perhatian publik.

Lonjakan konsumsi LPG nasional pada periode Ramadan yang diperkirakan meningkat sekitar 15-20 persen akibat kebutuhan rumah tangga selama bulan puasa berpotensi menimbulkan tekanan distribusi.

Jika tidak diantisipasi secara matang, kondisi ini dapat berdampak pada stabilitas harga serta memicu keresahan masyarakat. Anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Golkar Sarifah Suraidah menegaskan distribusi energi harus dipastikan berjalan lancar tanpa hambatan selama periode puasa hingga pascamudik.

Menurutnya, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa kepadatan lalu lintas dan peningkatan mobilitas masyarakat kerap menjadi faktor penghambat distribusi ke SPBU maupun agen LPG.

“Momentum Ramadan dan Lebaran adalah periode krusial. Negara tidak boleh lengah dalam memastikan kebutuhan dasar energi masyarakat terpenuhi tanpa kelangkaan. Jangan sampai menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Srikandi Politik dari Dapil Kalimantan Timur ini mendorong agar langkah mitigasi diperkuat dengan memastikan buffer stok minimal 25 persen di depot strategis seperti Cilacap dan Semarang, serta menyiapkan tambahan armada distribusi hingga 15 persen guna mengantisipasi lonjakan permintaan dan potensi hambatan logistik.

Sarifah juga meminta pengawasan distribusi diperketat di wilayah perkotaan dengan konsumsi tinggi untuk mencegah penumpukan atau keterlambatan pasokan di tingkat agen dan pangkalan.

Bunda Harum –demikian Sarifah Suraidah akrab disapa, menilai ketersediaan BBM dan LPG bukan hanya soal pasokan, tetapi juga menyangkut stabilitas ekonomi nasional, terutama dalam menjaga inflasi pangan dan daya beli masyarakat menjelang Idulfitri.

Menurut dia, distribusi energi yang terganggu dapat berdampak pada kenaikan biaya produksi dan harga kebutuhan pokok, sehingga diperlukan sinergi antara sejumlah pihak agar sistem berjalan optimal.

Sarifah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kesiapan energi nasional selama Ramadan dan Lebaran 2026. “Kita ingin masyarakat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri dengan tenang, tanpa kekhawatiran akan kelangkaan BBM atau LPG,” pungkasnya.(rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *