Anggota Fraksi NasDem Hasnah Syam Meninggal Dunia, Rencana Dimakamkan di Pemakaman Ajjakkang Balusu

Anggota Fraksi NasDem Hasnah Syam Meninggal Dunia, Rencana Dimakamkan di Pemakaman Ajjakkang Balusu

KUALA LUMPUR (Kastanews.com):  Innalillahi wa innailaihi rojiun. Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI, Hasnah Syam, meninggal dunia dalam usia 64 tahun. Istri Bupati Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) Suardi Saleh itu menghembuskan nafas terakhirnya di Sunway Hospital Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (20/12) pukul 02.58 WITA.

Hasnah adalah anggota DPR RI yang bertugas di Komisi IX yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan. Ia juga sekaligus menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barru.

Hasnah terpilih sebagai wakil rakyat dari Dapil Sulawesi Selatan II yang meliputi Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bone, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Barru, Soppeng, Wajo, dan Kota Parepare. Pada Pemilihan Legislatif 2019, ia mendapatkan 51.871 suara.

Penggagas One Day One Egg (satu hari satu telur) adalah dokter gigi. Dia dikenal sebagai pejuang yang sangat peduli dengan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat khususya di daerahnya. Ia juga sangat aktif dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Barru.

Beberapa program diinisiasi Hasnah dalam rangka penurunan angka stunting di Barru dan Sulawesi Selatan. Salah satunya ialah One Day One Egg (satu hari satu telur) yang merupakan gerakan memberikan satu butir telur per hari kepada anak. Diharapkan gerakan itu mampu mempercepat penambahan gizi bagi anak sehingga terhindar dari stunting.

Gerakan yang diinisiasi Hasnah Syam tersebut mampu menurunkan angka stunting di Kabupatem Barru. Pada 2021, angka stunting mencapai 26,40%, turun secara signifikan sebesar 12,3% pada 2022 menjadi 14,10%.

Diperkirakan jenazah  akan tiba di Bandara Hasanuddin Makassar pada  pukul 17.10 wita. Setelah itu jenazah akan tiba di Barru diperkiraan pada pukul 19.00 wita dan disemayamkan di Rumah Jabatan Bupati Barru.  Malam harinyanya direncanakan digelar takziah yang diadakan ba’da Isya yang dipimpin AGH. Faried wadjedi

Keesokan harinya, Kamis (21/12), baru dilakukan upacara pelepasan jenazah dimulai pukul 10.00 wita.  Jenazah akan diantar ke Masjid Agung dan dishalatkan ba’da Dzuhur. Selanjutnya jenazah akan diantar ke pemakaman Ajjakkang Balusu. (rls/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *