MPR Soroti Sahur on the Road yang Tampilkan Sound Horeg dan Penari Seksi

MPR Soroti Sahur on the Road yang Tampilkan Sound Horeg dan Penari Seksi

JAKARTA (kastanews.com)- Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) menyoroti kegiatan Sahur on the Road (SOTR) yang menampilkan sound horeg dan penari seksi di Kabuh, Jombang, Jawa Timur, Minggu (22/2/2026).

Ia menilai kegiatan tersebut tak sesuai dengan prinsip nilai-nilai berpuasa. Ia mengatakan, SOTR itu sedianya mengingatkan orang untuk sahur, bukan melakukan kegiatan yang tak sesuai dengan nilai-nilai agama Islam dan adat ketimuran.

“Mestinya kalaupun SOTR itu adalah betul-betul dalam rangka untuk mengingatkan, membangunkan orang untuk sahur, bukan malah untuk mengganggu orang yang sahur, bukan malah mengganggu esensi berpuasa yang di antaranya adalah terkait menjaga etika, kesopanan, dan lain sebagainya,” ujar HNW kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).

Apalagi, kata dia, kegiatan SOTR itu turut dimeriahkan oleh sound horeg. “Itu pasti sangat bising ya, dan itu tidak sesuai dengan prinsip tentang berpuasa,” terangnya.

HNW menuturkan, prinsip sahur yakni menghadirkan keheningan dan kenyamanan. Hal itu dilandasi lantaran umat Islam di Indonesia diminta untuk toleran terhadap nonmuslim yang tidak puasa.

“Jangan malah diganggu dengan kegiatan yang ngakunya sahur pakai terminologi puasa, tapi sebenarnya yang terjadi malah jauh daripada nilai-nilai berpuasa itu,” ujar HNW.(rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *