Film Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa, Satu film Luna Maya tahun ini

Film Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa, Satu film Luna Maya tahun ini

JAKARTA (KASTANEWS.COM) : Akhirnya waktu yang dinanti tiba juga! Official trailer film horor terbaru persembahan Soraya Intercine Films, Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa rilis. Dalam waralaba terbaru Suzzanna Santet, Luna Maya kembali dan bangkit dengan kekuatan gelap.

Official trailer film Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa memperlihatkan sebuah perjalanan baru dari Luna Maya yang menjadi Suzzanna. Kali ini, ia tak lagi menjadi sundel bolong, melainkan menjadi sosok yang memiliki kekuatan gelap dan bersiap untuk balas dendam. Dendam yang dimiliki Suzzanna lantaran ayahnya disantet oleh Bisman (Clift Sangra), penguasa desa yang kejam dan haus kekuasaan.

Kematian ayahnya mendorong Suzzanna mempelajari ilmu santet untuk membalas dendam pada Bisman. Tapi, Suzzanna juga jatuh cinta pada Pramuja (Reza Rahadian), laki-laki yang taat agama. Apa yang akan dilakukan Suzzanna di tengah pilihan tersebut, apakah ia akan meneruskan dendamnya, atau mempertaruhkan semuanya demi cintanya?

Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, dari produser Sunil Soraya dan naskah yang ditulis oleh Ferry Lesmana, Jujur Prananto, dan Sunil Soraya, film Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa menjadi sebuah babak baru dalam IP Suzzanna  yang akan menjadi sejarah baru dalam sinema Indonesia.

Menampilkan genre horor-aksi, film ini akan menjadi sajian yang memberikan hiburan sekaligus momen reflektif tentang nilai-nilai kemanusiaan saat tayang di bioskop pada momen Lebaran tahun ini.

“Film Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa menampilkan sebuah cerita tentang penindasan dari orang yang berkuasa, bagaimana manusia yang berdosa dan tidak berdosa di tengah kekuasaan yang ada. Itu sangat relevan dengan situasi sekarang, dan penonton akan tetap terhibur dengan cinematic experience yang kami naikan levelnya dari film-film Suzzanna sebelumnya,” ujar produser Sunil Soraya.

Di film ini, Soraya Intercine Films juga menerapkan teknologi baru yang diterapkan ke Luna Maya. Tak hanya mengandalkan make up prostetik, tetapi dalam menghadirkan visual yang menghidupkan kembali sosok Suzzanna, dilakukan riset dari arsip-arsip materi film film Suzzanna yang asli dan membuat CG base mesh wajah Suzzanna asli dan mengaplikasikannya ke hasil prostetik di pasca-produksi secara frame by frame. Pendekatan ini dipilih agar bisa menerjemahkan seluruh ekspresi dan emosi Luna Maya dalam ‘wajah baru’ Suzzana.

Selain Luna Maya, Reza Rahadian, dan Clift Sangra, film Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa juga dibintangi oleh Nai Djenar Maesa Ayu, Adi Bing Slamet, El Manik, Yatti Surachman, Iwa K, Nunung, Andi/Rif, Budi Bima, Aziz Gagap, Ence Bagus, Sabar Bokir, Petrix Gembul, dan Piet Pagau.

Bagi Luna Maya, memerankan Suzzanna selalu menjadi tantangan baru. Film Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa sekaligus menjadi satu-satunya film yang dibintangi Luna Maya tahun ini.

Ini adalah ketiga kalinya Luna memerankan sosok Suzzanna. Di film ini, ia tak lagi menjadi sosok hantu, tetapi menjadi manusia yang melewati perjalanan spiritual untuk memiliki ilmu hitam. “Di film ini, saya seperti bangkit kembali dari sebuah kekuatan gelap.

Suzzanna di film ini mengalami penindasan dan kekejaman dari seorang penguasa desa. Dengan dendamnya, ia mempelajari ilmu santet. Tentu ini sangat berbeda dari peran saya sebagai Suzzanna di dua film sebelumnya, dan ini akan menjadi sejarah baru,” kata Luna Maya.

“Ini adalah universe yang baru lagi dari IP Suzzanna dan sebelumnya tidak pernah terbayangkan oleh saya. Cerita dan karakterisasinya menarik, komposisi ceritanya membuat saya menarik untuk terlibat memerankan karakter Pramuja, laki-laki yang taat agama dan bersinggungan dengan Suzzanna, yang mempelajari ilmu santet, itu adalah dua sisi yang sangat menarik untuk diikuti,” ujar Reza Rahadian.

Sebelumnya, universe Suzzanna dari Soraya Intercine Films telah meraih kesuksesan. Di antaranya, film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) meraih sukses blockbuster dengan raihan 3 juta lebih penonton. Selanjutnya, Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023) juga meraih sukses blockbuster dengan raihan 2 juta lebih penonton. (cover SorayaIF/rls/bch)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *