JAKARTA (KASTANEWS.COM)- Kesehatan Phil Collins makin hari makin memburuk. Penyanyi ini mengatakan bahwa serangkaian masalah kesehatan selama bertahun-tahun telah membuatnya bergantung pada perawatan medis 24 jam.
Musisi yang kini berusia 74 tahun ini mengatakan bahwa ia sekarang berada di bawah perawatan 24 jam setelah ia mengalami beberapa kali masalah kesehatan yang berat. Mulai dari lima operasi lutut, masalah ginjal, dan masa rawat inap yang panjang di rumah sakit.
“Ini adalah masalah yang berkelanjutan,” kata Collins kepada Zoe Ball dari BBC Two dalam sebuah wawancara terbarunya yang dikutip Variety.
Ia mengatakan bahwa ia memiliki perawat yang tinggal bersamanya selama 24 jam untuk memastikan apakah dia sudah minum.
“Saya mengalami masalah berat pada lutut saya. Semua hal yang bisa salah terjadi pada saya. Saya terkena COVID di rumah sakit, ginjal saya mulai bermasalah, semua yang [dimulai], yang bisa [terjadi], tampaknya semuanya terjadi bersamaan.”
Pernyataan tersebut diungkapnya dalam “Phil Collins Eras: In Conversation,”. Sebuah serial lima bagian BBC Two yang berakhir pada 26 Januari dan memberikan gambaran mengapa anggota Rock and Roll Hall of Fame ini berhenti tur setelah tur perpisahan Genesis pada tahun 2022.
Musisi pemenang Grammy ini menjelaskan bahwa masalah lututnya saja membutuhkan operasi berulang kali sebelum akhirnya ia dapat memulihkan mobilitasnya.
“Saya telah menjalani lima kali operasi pada lutut saya. Sekarang saya memiliki lutut yang berfungsi dan saya dapat berjalan, meskipun dengan bantuan kruk atau apa pun,” katanya.
Pada tahun 2007, Collins menderita cedera tulang belakang, yang mengakibatkan kerusakan saraf yang parah. Perjuangan kesehatannya terus berlanjut setelah operasi punggung membuatnya mengalami drop foot, suatu kondisi yang secara signifikan mengganggu kemampuan berjalan. Collins juga membahas bagaimana alkohol berperan dalam penurunan kesehatannya.
Ia mengakui bahwa kebiasaan minumnya pada akhirnya berkontribusi pada masalah ginjal yang serius. Ia harus rawat dalam waktu yang lama. Ia baru benar-benar berhenti minum alkohol dua tahun ini.
“Mungkin saya terlalu banyak minum, dan ginjal saya jadi bermasalah. Maksud saya, saya menikmati masa istirahat dari tur, dari perjalanan, tetapi saya berpikir, ‘Baiklah, saya akan melakukan semua hal yang tidak bisa saya lakukan,” katanya.
Penyanyi itu menjelaskan bahwa meskipun dia tidak minum “sepanjang malam” atau sampai mabuk, efeknya tetap berdampak pada tubuhnya.
“Saya berhenti minum pukul enam sore. Saya bukan tipe orang yang begadang minum sepanjang malam. Saya minum di siang hari, tetapi saya rasa saya terlalu banyak minum. Saya tidak pernah mabuk, meskipun saya jatuh beberapa kali. Tapi itu hanya salah satu hal yang terjadi, dan semuanya menimpa saya, dan saya menghabiskan berbulan-bulan di rumah sakit,” ujarnya.(rah)
