JAKARTA (KASTANEWS.COM)– Antusiasme pencinta sepak bola di Tanah Air dikejutkan dengan hadirnya trofi asli Piala Dunia di Jakarta sebagai bagian dari rangkaian global FIFA World Cup Trophy Tour. Bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, piala emas ikonik tersebut dipamerkan secara eksklusif bagi para penggemar pada Kamis (22/1/2026).
Sekadar diketahui, Timnas Indonesia sudah dipastikan tidak akan tampil di Piala Dunia 2026. Mimpi Skuad Garuda untuk berlaga di ajang bergengsi empat tahunan itu pupus usai terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Meski begitu, pencinta sepak bola Indonesia tetap bisa merasakan semarak Piala Dunia 2026. Pasalnya, trofi yang terbuat dari emas 18 karat itu sedang mejeng di Jakarta. Masyarakat bisa langsung hadir ke JCC Senayan untuk melihat trofi anyar tersebut.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh legenda hidup Arsenal dan Timnas Brasil, Gilberto Silva. Turut hadir juga Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menpora Erick Thohir, serta Waketum PSSI Ratu Tisha.
Dalam sambutannya, Pramono menyebut pemilihan Jakarta sebagai salah satu kota tujuan FIFA World Cup Trophy Tour sangat tepat. Dengan populasi mencapai sekitar 11 juta jiwa dan melonjak hingga 15 juta orang pada jam sibuk, Jakarta dinilai memiliki pasar besar sekaligus infrastruktur yang memadai.
“Jakarta adalah kota dengan populasi kurang lebih 11 juta di pagi atau sore atau malam hari, dan menjadi kurang lebih 15 juta di rush hour. Sehingga dengan demikian, pemilihan Jakarta untuk FIFA World Cup Trophy Tour di Jakarta sangat tepat sekali. Karena market-nya besar, dan Jakarta punya klub namanya Persija,” ucap Pramono dalam sambutannya, Kamis (22/1/2026).
Pramono berharap kehadiran trofi Piala Dunia bisa memberi pengalaman emosional bagi masyarakat. Meski Indonesia belum pernah tampil sebagai juara dunia, Pramono menilai melihat langsung trofi asli sudah menjadi kebanggaan tersendiri.
“Kami memberikan support dan dukungan sepenuhnya. Mudah-mudahan acara ini bisa membuat publik Jakarta–walau Indonesia belum pernah juara World Cup–bisa melihat (trofi) yang asli,” terangnya.
Sementara, Menpora Erick juga menyambut baik kedatangan trofi Piala Dunia ke Indonesia. Menurutnya, acara tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pembangunan olahraga Tanah Air. Dia menyebut pemerintah terbuka mendukung event-event berskala nasional maupun internasional, baik yang digelar di Jakarta maupun daerah lain.
“Kami sebagai Menteri Pemuda Olahraga sangat terbuka untuk mendorong semua event besar seperti yang disampaikan oleh Pak Gub di Jakarta atau wilayah lain. Karena kita percaya dalam membangun sebuah olahraga di sebuah industri tidak cukup yang namanya government spending,” ucapnya.
“Government spending hanya bisa 10-15 persen saja. Tetapi yang lebih banyak adalah investasi dari tentu perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia baik di luar negeri dan juga tentu mendorong layaknya masyarakat. Ini sebuah hal yang tetap positif bisa dilakukan,” pungkas Erick.
Adapun, trofi Piala Dunia hadir menyambangi sedikitnya 75 kota di dunia. Sebelum tiba di Indonesia, trofi emas itu telah lebih dulu hadir di Malaysia. Setelah mampir ke Jakarta, trofi yang pernah dipeluk dan dicium Lionel Messi itu akan langsung bertolak ke Thailand pada Jumat (23/1) besok.(rah)
