JAKARTA (KASTANEWS.COM)- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan air bersih hingga 186.000 liter bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut).
Bantuan tersebut sebagai respons cepat atas krisis kebutuhan dasar yang muncul pascabencana. Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan mengatakan, penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas Baznas dalam penanganan situasi tanggap darurat bencana.
“Dalam kondisi darurat, akses terhadap air bersih sering terputus, padahal air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar untuk menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup para penyintas,” kata Saidah, Rabu (14/1/2026).
Saidah menambahkan, ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian masyarakat terdampak bencana.
“Baznas memandang pemenuhan air bersih sebagai bagian dari upaya melindungi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, intervensi ini kami lakukan secepat mungkin sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Saidah.
Selain menyalurkan bantuan air bersih, Saidah menyampaikan, Baznas juga melakukan pipanisasi air bersih di Dusun 3 Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinang Sore, Kabupaten Tapanuli Tengah. “Upaya ini dilakukan untuk memulihkan akses air bersih masyarakat secara lebih berkelanjutan,” jelas Saidah.
“Tidak hanya itu, kami turut melakukan perbaikan sumur bor dan mesin air di tiga kecamatan di wilayah Tapanuli Tengah untuk mengoptimalkan kembali sumber air yang sebelumnya tidak dapat dimanfaatkan akibat kerusakan,” tambahnya.
Saidah berharap, perbaikan sarana air bersih ini dapat dimanfaatkan tidak hanya dalam masa tanggap darurat, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.(rah)
